

Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Universitas Siliwangi terus berkomitmen meningkatkan kualitas dan kuantitas tenaga penguji profesional di lingkungan kampus. Komitmen ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Pelatihan Asesor Kompetensi yang berlangsung pada 18–21 Mei 2026, dan dilanjutkan dengan Ujian/Asesmen Calon Asesor pada 22 Mei 2026. Kegiatan strategis ini dipusatkan di Ruang Rapat Rektorat Lantai 3, Gedung Rektorat Kampus 2 Universitas Siliwangi.
Untuk memastikan pelatihan berjalan sesuai standar regulasi nasional, LSP Universitas Siliwangi menghadirkan langsung empat orang Master Asesor dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai instruktur sekaligus penguji. Keempat tokoh tersebut adalah:
- Bpk. Suryadi
- Bu Rosalina Hutahaean
- Bu Tiny Agustini K.
- Bu Mila Rosa
Kehadiran para Master Asesor ini memberikan pembekalan yang komprehensif, mulai dari pemahaman materi kebijakan sistem sertifikasi kompetensi kerja nasional, merencanakan aktivitas dan proses asesmen, hingga cara memberikan kontribusi dalam validasi asesmen.
Peserta dalam pelatihan ini merupakan para dosen Universitas Siliwangi yang diproyeksikan menjadi calon asesor baru. Seluruh peserta adalah para konseptor yang saat ini tengah merancang dan mengembangkan skema-skema sertifikasi baru di lingkungan LSP Universitas Siliwangi. Langkah ini diambil untuk merespons kebutuhan industri yang semakin spesifik, sehingga program studi di Universitas Siliwangi dapat segera memiliki skema sertifikasi mandiri yang sesuai dengan keahlian lulusannya.
“Pelatihan ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah krusial bagi kampus. Dengan lahirnya para asesor baru yang juga merancang skema ini, kita dapat mempercepat proses lisensi skema-skema baru ke BNSP. Target kita adalah memberikan bekal Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) yang kredibel untuk mahasiswa,” ungkap perwakilan manajemen LSP UNSIL di sela-sela acara.
Setelah melewati empat hari pelatihan intensif yang menguras energi dan pikiran, para calon asesor menghadapi ujian sesungguhnya pada 22 Mei. Dalam tahapan asesmen ini, para peserta diuji langsung oleh tim Master Asesor BNSP untuk membuktikan kelayakan mereka menyandang gelar Asesor Kompetensi (Askom) berlisensi resmi. Melalui pelatihan dan ujian ini, LSP Universitas Siliwangi berharap dapat melahirkan asesor-asesor yang independen, objektif, dan profesional dalam mengawal mutu lulusan Universitas Siliwangi agar siap bersaing di dunia kerja. (LSP/Red)

